Investasi Itu Sama Saja Seperti Judi Online! Gamau!

Judi Online

Investasi Itu Sama Saja Seperti Judi Online! Gamau!

Popularwin Banyak orang yang mengira bahwa investasi itu sama aja kayak judi namun sebenarnya berbeda karena pada dasarnya judi sendiri keuntungannya tidak dapat diprediksi sedangkan investasi dapat diprediksi karena investasi berpacu kepada data yang akurat dan tidak dibuat – buat. Investasi diharapkan suatu saat bisa memperoleh keuntungan walau dalam waktu yang lama namun kalau perjudian orang – orang ingin dengan proses yang cepat.

Memang sih sekarang investasi bisa juga dilakukan secara online sama seperti dengan judi yang bisa dilakukan secara online tapi investasi sendiri sudah berbadan hukum dan diawasi penuh oleh OJK  (otoritas Jasa keuangan) sedangkan perjudian sendiri tidaklah berbadan hukum dan tidak ada penanggung jawabnya sama sekali. Nah kalau investasi  sendiri berpacu kepada data. data dipakai untuk melihat pertumbuhan perusahaan selama beberapa tahun, bulan dan hari kebelakang agar kesehatan perusahaan tersebut dapat dilihat dengan jelas berdasarkan laba dari perusahaan tersebut, sedangkan berjudi anda tidak dapat mengetahui dengan jelas bagaimana kepribadian dari lawan anda.

Ketika menghadapi kerugian pun di saham kalian bisa langsung melakukan penjualan namun di perjudian online ketika kalian kalah uang kalian akan habis semua tanpa sisa, begitupun juga ketika anda menang anda akan memperoleh keuntungan 100%. Pada poin ini saham dan perjudian memiliki kemiripan yaitu serba tidak pasti. Perjudian umumnya terjadi dalam waktu yang sebentar namun ketika kalian membahas saham kalian akan dihadapkan oleh 2 pilihan mau jangka panjang atau jangka pendek.

Investasi dan judi adalah kedua hal yang sangat berbeda karena investasi dapat dipelajari, dapat dilihat datanya dan sudah terdaftar di OJK namun untuk perjudian sendiri adalah hal yang dilarang dalam negara dan tidak terdaftar di OJK. Bagi masyarakat yang kurang akan informasi pastinya merasa investasi itu sama saja dengan perjudian padahal mereka adalah 2 hal yang berbeda karena dengan investasi sendiri sudah lebih terperinci jauh daripada perjudian online.

Para investor dan para pemain judi harus memiliki kematangan emosi yang tinggi agar tidak mudah termakan oleh godaan yang ada, mereka harus lebih realistis terhadap kesempatan yang akan mereka ambil. Para investor harus banyak memperoleh wawasan yang luas mengenai investasi seperti reksadana, obligasi dan pasar uang sedangkan para pemain judi tidak melakukan pembelajaran terlebih dahulu, hanya dengan menonton saja.

Dalam undang – undang Republik Indonesia pun telah ditetapkan bahwa mereka yang terbukti melakukan perjudian secara online akan dilakukan kurungan penjara dalam waktu 6 tahun atau denda sebesar 1 miliar rupiah dengan harapan mereka dapat jera dan tidak mengulangi kesalahan yang sama kembali, sedangkan untuk di investasi sendiri tidak ada pasal kurungan penjara yang berlaku. Dalam hal agama sendiri investasi sudah ada yang berorientasi dengan prinsip – prinsip agama seperti adanya investasi syariah untuk umat muslim.

Setelah mengetahui hal ini alangkah lebih baik bila kita lebih pasti dalam mengambil langkah, sudah terbukti sekali bahwa saham memiliki resiko yang dapat diantisipasi dengan cara melihat grafik, bila kita merasa grafik menurun maka kita dapat dengan mudah mengambil langkah untuk mempertahankan uang tersebut atau memilih untuk menarik keuangan tersebut. Ketika judi online kalian bisa kehilangan 100% uang yang kalian miliki dan tidak bisa sama sekali untuk mendapatkan uang itu lagi namun dengan saham kalian akan masih dapat berharap agar kerugian kalian ini dapat dengan mudah naik kembali menjadi tahap – tahap balance atau tidak rugi.

Penulis berpendapat bahwa investasi berbeda sangat jauh dengan perjudian mulai dari segi hukum yang berlaku sampai cara pelaksanaan tersebut apalagi investasi tersebut sudah diajari oleh para ahli untuk mendongkrak perekonomian Indonesia agar perekonomian Indonesia dapat meningkat dan lama kelamaan dapat bersaing dengan negara luar karena dari saham kita dapat sama – sama membeli surat utang negara ( obligasi ) untuk membiayai anggaran pendapatan dan belanja negara. Dana APBN ini dipakai pemerintah untuk membangun jalanan dan infrastruktur hingga untuk mengatasi masalah – masalah alam yang terjadi di Indonesia ini.